Bupati Di NTT Jangan Tolak Wisatawan

Kupang, SuluIndonesianews.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat berharap para bupati dan wali kota di daerah ini untuk tidak menolak kedatangan wisatawan mancanegara yang datang berkunjung ke NTT.

“Tidak boleh terjadi ada penolakan terhadap wisatawan yang datang berkunjung ke NTT. Wisatawan yang datang ke NTT harus diterima dengan baik,” kata Viktor Bungtilu Laiskodat di sela-sela kunjungan kerja ke daratan Pulau Sumba, Minggu seperti dalam penjelasan Humas Setda NTT yang diperoleh SuluIndonesianews.com, Minggu (1/3/2020).

Ia mengatakan, NTT sebagai salah satu daerah tujuan wisata harus siap menerima kunjungan wisatawan dari manapun wisatawan itu berasal.

“NTT menerima wisatawan dari manapun datangnya, baik melalui kapal pesiar, pesawat terbang dan berbagai moda transportssi lainnya,” kata Gubernur Viktor.

Menurut Viktor, apabila ada indikasi ada wisatawan yang mengalami gangguan kesehatan agar mengikuti prosedur yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan terhadap wisatawan apabila ada yang dicurigai menderita virus Corona dengan melakukan medical chek up sesuai standar kesehatan yang berlaku.

Viktor berharap para kepala daerah di provinsi berbasis kepulauan ini agar selalu berkordinasi dengan Dinas Kesehatan NTT, Kemenkes RI, dan semua pihak terkait terkait penanganan masalah virus Corona.

Mantan Ketua Fraksi DPR-RI dari Partai NasDem juga berharap masyarakat NTT tidak perlu kuatir dan panik secara berlebihan dalam menghadapi kasus virus Corona yang telah menyebabkan ribuan orang meninggal di berbagai negara itu.

“Masyarakat memang perlu waspada tapi tidak perlu takut berlebihan. Serahkan seluruh hidup kita kepada penyelenggaraan Tuhan. Perkuat daya tahan tubuh. Konsumsi telor setiap hari dan makan makanan yang bergizi lainnya sehingga daya tahan tubuh semakin lebih kuat dan tidak mudah menderita sakit,” ungkap Viktor.

Ia juga meminta agar para petugas medis di berbagai rumah sakit di NTT dapat melakukan sosialisasi yang baik dan benar kepada masyarakat.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Alor dan Lembata secara tegas menolak kehadiran Kapal Pesiar MV Coral berbendera Australia yang membawa 47 wisatawan dari negara kanguru itu.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggu Mere mengatakan, para wisatawan yang menumpang Kapal MV Coral asal Australia tidak ada yang menderita virus Corona.

“Ssetelah dilakukan pemeriksaan terhadap para krus kapal maupun penumpang tidak ditemukan ada pasien yang menderita Corona,”ujar Dominikus Minggu Mere. (selvi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *