Pulau Sumba Dipilih Jadi Lokasi Pengembangan Sapi Unggul

Kupang, SuluIndonesianews.com – Pemerintah Nusa Tenggara Timur menetapkan Pulau Sumba sebagai pusat pengembangan sapi jenis wagyu guna memenuhi kebutuhan daging berkualitas dalam negeri maupun ke luar negeri.

Demikian dikatakan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius Ardu Jelamu dalam penjelasan tertulis yang diperoleh wartawan di Kupang, Jumat (6/3/2020).

Marius mengatakan hal itu terkait rencana pemerintah NTT untuk pengembangan sapi wagyu di Pulau Sumba pada 2020.

Ia mengatakan, Pemerintah Nusa Tenggara Timur pada 2020 menerima bantuan sperma untuk 100 ekor bibit sapi wagyu dari Kementerian Pertanian untuk dikembangkan di NTT.

“Pemerintah NTT memilih Pulau Sumba sebagai pusat pengembangan bibit sapi wagyu karena kondisi alamnya sangat memungkinkan untuk pengembangan sapi ini,” tegas Marius Ardu Jelamu.

Menurut Marius, untuk pengembangan sapi wagyu tentu dibutuhkan “knowlege”, pengalaman, skill dan sentuhan ilmu yang mumpuni dan Pulau Sumba sangat cocok sebagai lokasi pengembangan sapi jenis wagyu.

“Sapi Wagyu inilah yang dikembangkan di Jepang dan dagingnya yang berkualitas dan mahal memenuhi berbagai restauran di Jepang dan negara maju lainnya. Jika ini dikembangkan di NTT tentu pakan ternak, kandang dan keseluruhan eko sistem pengelolaannya didesign sebaik mungkin dengan melibatkan para pakar,” kata Marius.

Gubernur Viktor Bungtili Laiskodat menurut Marius menginginkan agar para  peternak di NTT memelihara dan memiliki sapi Wagyu yang harganya satu ekor Rp 1 miliar.

Tahun ini sebut dia, Pemprov NTT akan mendapatkan bantuan sperma sapi Wagyu dari Kementerian Pertanian RI melalui Dirjen Peternakan dan akan dikembangkan sejumlah investor asal Rusia.

Sapi Wagyu kata Marius memiliki kecenderungan genetik berupa pemarmeran (marbling) tinggi dan memproduksi lemak tak jenuh berminyak dalam jumlah besar dengan kualitas daging sapi ini sangat tinggi sehingga harganya mahal. (selvi/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *