Wagub NTT Pantau Persiapan Infrastruktur Jalan Jelang KTT G-20

Labuan Bajo, SuluIndonesianews.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef A Nae Soi melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan ruas jalan Pantai Pede-Gorontalo-Tana Naga Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Flores sebagai jalan yang akan dilintasi para kepala negara peserta KTT G-20 dan ASEAN SUMMIT pada 2023.

Wakil Gubernur NTT, Josef A Nae Soi berharap pembangunan jalan negara di Kabupaten Manggarai Barat itu tuntas pada 2020.

“Kami minta Satuan Kerja Peningkatan Jalan Nasional III Nusa Tenggara Timur untuk menuntaskan pembangunan jalan itu hingga akhir 2020,” kata Josef A Nae Soi seperti dalam penjelasan tertulis Kepala Sub Bagian Pelayanan Kemasyarakatan dan Hubungan Kelembagaan Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Frans Tiran, Kamis (5/3/2020),

Sesuai arahan Bapak Presiden kata Josef A Nae Soi, ruas jalan menuju Tana Naga Mori yang juga menjadi pusat pembangunan lima hotel berbintang tempat para tamu KTT G-20 dan ASEAN SUMMET akan menginap memiliki lebar 20 meter ke kiri dan kenan.

“Pekerjaan ini harus selesai pada akhir tahun 2020 ini. Oleh sebab itu, segera ditindaklanjuti secepatnya. Ini menjadi akses mobilitas dari para peserta KTT G-20 dan ASEAN SUMMIT nanti, tanpa mengabaikan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat setempat,” kata Wagub Nae Soi.

Untuk diketahui Presiden Joko Widodo telah menetapkan kawasan Tana Naga Mori sebagai lokasi pembangunan beberapa hotel bintang lima untuk akomodasi peserta KTT G-20 pada 2023.

Warga Jangan Panik

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef A Nae Soi meminta masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat untuk tidak panik dalam menyikapi merebaknya penyebaran virus corona dan African Swine Fever (ASF) atau flu babi yang telah menyebabkan ribuan ekor babi di Pulau Timor mati.

Wagub Josef A Nae Soi mengatakan pariwisata di kabupaten ujung barat pulau Flores itu tidak boleh tergangu dengan merebaknya isu-isu virus corona dan virus ASF.

“Pariwisata di daerah ini tidak boleh sampai terganggu dengan adanya isu-isu merebaknya virus corona dan Virus ASF,” pinta Josef A Nae Soi kepada Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong.

Menurut politis partai Golongan Karya itu, Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat telah ditetapkan menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas dengan segmentasi premium, dimana Komodo menjadi ikonnya, sehingga masyarakat di ujung barat Pulau Flores ini tetap tenang dan menjaga daerah ini dalam kondisi aman dan nyaman bagi siapa saja yang datang berwisisata ke daerah ini.

Apalagi menurut Wagub, Pemerintah Pusat telah menetapkan Labuan Bajo sebagai tuan rumah KTT G-20 dan ASEAN SUMMIT pada 2023 sehingga harus dalam kondisi yang kondunsif.

Menurut dia, pengelolaan Taman Nasional Komodo (TNK) di Manggarai Barat harus dilakukan secara profesional agar ekosistem di TNK tetap terjaga dan menjadi objek wisata berkelas dunia separti Taman Nasional Galapagos, sebagai habitat dari penyu raksasa yang sangat terkenal di dunia. (Selvi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *